Dalam pandangan ASR, olahraga tidak lagi dapat dipandang semata sebagai aktivitas kompetitif, melainkan telah berkembang menjadi industri yang menempatkan atlet sebagai aset strategis daerah. Oleh karena itu, sinergi antara KONI sebagai pembina teknis dan pemerintah daerah sebagai fasilitator menjadi kunci utama kemajuan olahraga Sulawesi Tenggara.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, kata ASR, siap memberikan dukungan konkret terhadap program-program KONI, termasuk dari sisi pendanaan dan infrastruktur. Sejumlah cabang olahraga unggulan seperti taekwondo, dayung, dan renang menjadi prioritas perhatian pemerintah daerah karena kontribusinya terhadap prestasi Sultra di tingkat nasional.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov Sultra akan memberikan penghargaan kepada atlet taekwondo berprestasi, serta melakukan renovasi asrama bagi atlet cabang olahraga dayung dan renang. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih layak dan kompetitif.
Rakerprov KONI Sulawesi Tenggara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada atlet yang sukses mengharumkan nama daerah pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 di Kudus, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara bersama Ketua Umum KONI Sultra, Andi Ady Aksar.
