BOGOR, NUSANTARAVOICE.COM — Arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait penataan lingkungan dalam program Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) langsung mendapat respons cepat dari pemerintah daerah. Salah satunya ditunjukkan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka.
Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026). Presiden menyoroti kondisi lingkungan perkotaan yang dinilai kurang tertata akibat maraknya spanduk, baliho, serta kabel listrik dan jaringan telekomunikasi yang semrawut.
“Saya minta pemerintah menertibkan iklan-iklan dan spanduk yang terlalu banyak. Turis datang tidak mau melihat spanduk. Kabel-kabel juga harus dirapikan,” tegas Presiden Prabowo.
Presiden juga menginstruksikan agar pemerintah pusat dan daerah berkomunikasi dengan pelaku usaha untuk melakukan penataan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Menanggapi arahan tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka langsung menginstruksikan jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mengambil langkah konkret. Ia meminta agar segera dilakukan koordinasi dan pengiriman surat resmi kepada para pengusaha, pemilik baliho dan spanduk, serta pengelola jaringan listrik dan telekomunikasi.
