Pastikan Natal Kondusif, Gubernur Sultra Pantau Langsung Pengamanan Gereja di Kendari

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda, aparat TNI-Polri, pemerintah daerah, serta seluruh unsur pendukung yang terlibat dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Operasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah Sulawesi Tenggara akan berlangsung hingga 5 Januari 2026. Sebanyak 3.078 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya dikerahkan untuk mengamankan seluruh rangkaian perayaan Natal dan libur pergantian tahun.

Pemantauan langsung oleh Gubernur ini diharapkan semakin memperkuat rasa aman masyarakat serta menjaga kerukunan umat beragama di Sulawesi Tenggara.