Wanda juga meminta Panglima TNI tidak membiarkan dugaan keterlibatan anggota militer berhenti pada pemeriksaan internal tanpa kejelasan hasil. Jika ditemukan anggota yang melakukan pelanggaran, proses hukum harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam tuntutannya, Wanda menegaskan, “Seret oknum penembak itu ke pengadilan terbuka.” Ia juga meminta pemeriksaan forensik dan autopsi independen terhadap korban meninggal dunia, pelibatan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), serta perlindungan terhadap warga yang dapat memberikan keterangan.
Bagi Wanda, persoalan Bendera Bulan Bintang tidak semestinya diselesaikan dengan tindakan yang mengancam keselamatan masyarakat. Perbedaan penafsiran mengenai aturan dan simbol daerah harus dibawa ke meja dialog dan diselesaikan melalui mekanisme hukum.
Sikap serupa juga disuarakan KontraS Aceh yang meminta pembentukan tim investigasi independen untuk mengungkap kronologi, dugaan penembakan, serta pihak yang harus bertanggung jawab. Lembaga tersebut juga meminta agar korban memperoleh perawatan dan pemulihan yang layak.
Perlu diingat, Nota Kesepahaman Helsinki yang ditandatangani pada 15 Agustus 2005 membuka jalan bagi masyarakat Aceh untuk membangun kehidupan setelah konflik panjang. Namun, keberhasilan perdamaian tidak cukup diukur dari berakhirnya pertikaian. Perlindungan terhadap warga dan tegaknya keadilan juga menjadi bagian penting dari komitmen tersebut.
Wanda berharap pemerintah tidak menunggu persoalan ini berkembang menjadi ketegangan yang lebih luas. Penjelasan yang terbuka dan penanganan yang adil diperlukan agar masyarakat tidak terus dibebani pertanyaan mengenai siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, yang dibutuhkan sekarang bukan sekadar ungkapan belasungkawa. Mereka berhak mengetahui kebenaran. Bagi warga yang terluka, pemulihan dan perlindungan harus dipastikan.
Aceh sudah menjalani perjalanan panjang untuk membangun kembali kehidupan. Jangan sampai persoalan yang sebenarnya dapat diselesaikan melalui dialog justru meninggalkan korban dan memperlebar jarak kepercayaan antara masyarakat dengan negara.













Komentar