Tim Medis Pemprov Sultra Siaga Layani Korban Banjir yang Mulai Terserang Penyakit

banner 468x60

KENDARI, NUSANTARAVOICE.COM – Sejumlah warga terdampak banjir di kawasan Kali Wanggu, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, mulai terserang penyakit akibat kondisi lingkungan pascabanjir. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui tim medis dari dinas kesehatan terus bersiaga memberikan pelayanan kesehatan dan distribusi obat-obatan kepada para korban terdampak.

Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Andi Edy Surachmat mengatakan, terdapat setidaknya 32 orang korban banjir yang mengeluh terserang gatal-gatal dan batuk.

banner 970x250

“Tim medis kami siaga di posko untuk memberikan pengobatan sesuai yang dibutuhkan warga,” kata Kadis Kesehatan.

Selain layanan medis, untuk memastikan sanitasi dan higienitas, tim tanggap darurat Pemprov Sultra juga mendistribusikan bantuan air bersih melalui kendaraan tangki air.

Hingga Minggu, 10 Mei 2026, wilayah terdampak banjir di Kelurahan Lepo-Lepo mengalami perluasan yang meliputi RT 03, RT 09, RT 12, RT 13, dan RT 14 di Kelurahan Lepo-Lepo.

Data sementara menunjukkan jumlah korban terdampak mengalami peningkatan signifikan. Sebelumnya, pada Sabtu, 9 Mei 2026, tercatat sebanyak 42 KK atau 112 jiwa terdampak. Pada hari Minggu, jumlah warga terdampak meningkat menjadi 225 KK atau 685 jiwa.

Baca juga:  Safari Ramadan di Buton Utara, Gubernur Lanjutkan Pembangunan Jalan yang Rusak Berat di 2026
banner 336x280

Komentar