Menteri P2MI: Negara Tak Biarkan Rakyat Berjuang Sendiri, Jenazah PMI Dipulangkan dengan Pengawalan Penuh

Berita895 Dilihat

JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM – Negara kembali menunjukkan komitmennya dalam melindungi pekerja migran Indonesia. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) memastikan pemulangan jenazah seorang pekerja migran asal Cirebon berlangsung dengan penuh penghormatan dan pengawalan hingga tiba di rumah duka.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari (10/1/2026) saat jenazah Agus Ahmadi, pekerja migran asal Harjamukti, Cirebon, yang meninggal akibat kecelakaan kerja di pelabuhan Malaysia, dipulangkan ke tanah air. Tim Kementerian P2MI mengawal proses kepulangan almarhum sejak tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat malam hingga sampai di rumah duka sekitar pukul 04.30 WIB.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, menegaskan bahwa pemulangan jenazah pekerja migran bukan sekadar prosedur administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral negara terhadap warganya.

“Pemulangan jenazah ini bukan sekadar urusan administratif. Ini adalah bentuk empati terdalam, penghormatan, dan tanggung jawab moral negara. Negara tidak boleh absen ketika rakyatnya menghadapi musibah di negeri orang,” ujar Mukhtarudin di Jakarta.

Meskipun diketahui bahwa Agus Ahmadi berangkat bekerja ke luar negeri melalui jalur non-prosedural, hal tersebut tidak mengurangi komitmen pemerintah untuk memastikan kepulangannya ke tanah air dilakukan secara layak dan bermartabat.

Sekretaris Jenderal Visioner Indonesia, Akril Abdillah, menilai langkah tersebut sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya. Menurutnya, kehadiran pemerintah dalam proses pemulangan jenazah pekerja migran menunjukkan bahwa perlindungan tidak berhenti pada aspek administratif saja.