Wakil Gubernur Sultra Pimpin Apel di Inspektorat: Tekankan Pentingnya Disiplin ASN sebagai Cerminan Pengawasan dan Pelayanan Publik

Ia menambahkan, rata-rata tingkat kehadiran ASN di Sultra masih berkisar pada angka 80 persen. Namun, pada apel kali ini, dirinya menilai tingkat kehadiran di Inspektorat mengalami penurunan.

“Hari ini kehadiran agak drop. Alasannya memang banyak tugas luar karena menjelang akhir tahun anggaran. Tapi saya ingatkan, kalaupun ada tugas luar, ASN tetap harus masuk kantor lebih dulu, kecuali memang sedang bertugas di luar kota,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Hugua juga menyampaikan pesan moral dan spiritual kepada ASN untuk menjadikan disiplin sebagai bagian dari nilai keimanan dan tanggung jawab moral sebagai pelayan masyarakat.

“Salah satu ajaran agama besar di manapun adalah bahwa kedisiplinan itu bagian dari iman. Kita ini ASN, pelayan masyarakat. Jadi harus menjaga ‘warung pelayanan’ kita. Kalau masyarakat datang ingin dilayani, tapi pegawainya tidak ada, bagaimana mereka bisa mendapatkan pelayanan?” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa setiap ASN perlu memahami makna kedisiplinan bukan sekadar rutinitas administrasi, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap amanah publik. ASN yang bertugas di dalam kota, menurutnya, wajib hadir di kantor terlebih dahulu sebelum melaksanakan tugas lapangan, agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

“Kalau bertugas di luar daerah, tentu harus izin supaya pimpinannya tahu. Tapi kalau tugasnya masih di dalam kota, ya masuk kantor dulu. Laksanakan pelayanan baru ke lapangan. Itu bagian dari komitmen dan tanggung jawab kita kepada masyarakat,” ujarnya

Apel pagi di Inspektorat Sultra ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh ASN untuk memperkuat semangat disiplin, tanggung jawab, serta meningkatkan efektivitas pengawasan dan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.IKP