Gubernur ASR Paparkan Program Ambulans Laut Saat Terima Kunker Komisi IX DPR RI

banner 468x60

KENDARI, NUSANTARAVOICE.COM— Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR), memaparkan rencana pengadaan ambulans laut untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Hal tersebut disampaikan saat Gubernur ASR menerima kunjungan kerja reses Komisi IX DPR RI di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Jumat (9/10/2026).

banner 970x250

Pertemuan pada Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 ini menjadi momentum strategis bagi Pemprov Sultra untuk memaparkan kondisi faktual, arah kebijakan, dan menyuarakan aspirasi masyarakat, khususnya terkait bidang pengawasan Komisi IX: kesehatan, pemenuhan gizi, ketenagakerjaan, jaminan sosial, dan kependudukan.

Rombongan Komisi IX DPR RI dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IX, Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, M.A., didampingi Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, beserta para anggota komisi dan pejabat kementerian/lembaga mitra kerja.

Dalam pemaparannya, Gubernur ASR membedah dinamika kependudukan Sultra yang kini mencapai 2,83 juta jiwa (BPS 2025) dan tersebar di 17 kabupaten/kota. Mengingat karakteristik Sultra yang didominasi wilayah kepulauan, Gubernur menekankan pentingnya pendekatan kebijakan yang adaptif dan merata, terutama di sektor kesehatan.

“Karakter wilayah Sulawesi Tenggara sebagai daerah kepulauan tidak bisa hanya mengandalkan ambulans darat. Kita tengah mengupayakan secara serius pengadaan layanan ambulans laut. Dari 17 kabupaten/kota kita, terdapat delapan kabupaten yang berada di wilayah kepulauan, sehingga akses layanan kesehatan harus didekatkan kepada mereka,” tegas ASR.

Baca juga:  Pemprov Sultra Perkuat Layanan Penanganan Stunting untuk Percepat Penurunan Prevalensi

Selain inovasi ambulans laut, Pemprov Sultra juga fokus pada penguatan layanan kesehatan primer di Puskesmas dan Posyandu, optimalisasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta pengendalian penyakit. Untuk layanan rujukan, pemerintah tengah mematangkan rencana pembangunan gedung layanan delapan lantai di RSUD Bahteramas yang ditargetkan terealisasi pada tahun 2027, sembari mengejar target 89 persen cakupan kepesertaan aktif BPJS Kesehatan di akhir 2026.

banner 336x280

Komentar