Ambisi Bank Sultra Menjadi Mesin Penggerak Ekonomi UMKM di Sultra

Berita16 Dilihat
banner 468x60

Sejalan dengan agresivitas penyaluran pembiayaan tersebut, Bank Sultra juga melakukan langkah strategis dari sisi internal melalui transformasi struktur organisasi. Langkah penguatan ini diambil guna meningkatkan akselerasi penyaluran kredit yang lebih fokus, terukur, dan menjangkau seluruh lini sektor perekonomian. Jika sebelumnya Bank Sultra hanya digerakkan oleh satu Divisi Perkreditan, saat ini struktur tersebut telah dimekarkan dan diperkuat menjadi tiga divisi utama, yaitu Divisi Kredit Konsumtif dan Mikro, Divisi Kredit Menengah Komersial Korporasi & Hubungan Kelembagaan dan Divisi Operasional Kredit.

Menanggapi pencapaian gemilang ini, Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menegaskan bahwa angka-angka tersebut merupakan wujud nyata dari visi besar perusahaan.

banner 970x250

“Pencapaian penyaluran kredit UMKM dan KUR yang signifikan ini, serta dukungan nyata kami pada sektor pertanian melalui pembiayaan Alsintan ke pelosok daerah, adalah bukti konkret dari komitmen Bank Sultra. Kami tidak hanya sekadar hadir sebagai lembaga perbankan, melainkan kami berambisi penuh untuk menjadi motor penggerak utama perekonomian di Sulawesi Tenggara. Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal potensi ekonomi di Sultra, mulai dari pelaku UMKM hingga para petani, memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan berdaya saing bersama Bank Sultra,” ujar Andri

Baca juga:  KMI: Pelantikan Pipit Rismanto sebagai Kapolda Jabar Momentum Tepat untuk Pembuktian

Melalui akumulasi outstanding kredit sektor produktif (UMKM dan KUR) yang nyaris menyentuh angka Rp 1,4 Triliun pada Juli 2026, serta eksekusi nyata dalam memfasilitasi modernisasi alat pertanian di delapan kabupaten/wilayah, ambisi Bank Sultra untuk menjadi motor penggerak ekonomi di Bumi Anoa kini bukan lagi sekadar wacana, melainkan sebuah realitas yang kokoh. Capaian strategis ini mengukuhkan posisi Bank Sultra yang tidak hanya tangguh sebagai institusi keuangan daerah yang inklusif, tetapi juga benar-benar hadir sebagai tulang punggung pembangunan yang memastikan roda ekonomi kerakyatan terus berputar demi kesejahteraan seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara.

banner 336x280

Komentar