Desa Wisata Sanisani dikenal memiliki potensi wisata trimatra yang menggabungkan unsur darat, laut, dan udara, mulai dari wisata pantai, arung jeram, agrowisata cengkih dan cokelat, hingga paralayang. Pantai Shaka sendiri pernah menjadi bagian dari 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023.
Ridwan berharap Famtrip Overland yang saat ini digelar secara mandiri dapat menjadi embrio kegiatan promosi yang lebih besar dan terorganisasi di masa mendatang.
“Apa yang kita lakukan hari ini adalah langkah awal untuk menunjukkan bahwa Sultra memiliki destinasi yang layak dipromosikan lebih luas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kolaka, Andi Pangoriseng, mengaku bangga dengan pelaksanaan Famtrip Overland yang menurutnya menghadirkan format promosi wisata yang berbeda.
“Sepengetahuan kami, kegiatan seperti ini belum pernah dilakukan sebelumnya. Yang lebih membanggakan, kegiatan ini dilaksanakan tanpa menggunakan anggaran pemerintah,” katanya.
Ia menilai Sanisani memiliki modal kuat untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis olahraga, khususnya paralayang.
“Sanisani ini sangat potensial. Saat ini sudah siap untuk dilakukan kegiatan paralayang. Ini tentu menjadi salah satu potensi yang bisa kita kembangkan untuk menarik wisatawan,” ujarnya.
Famtrip Overland 2026 melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Pariwisata Sultra, pemerintah kabupaten, Dekranasda, TP PKK, GenPI, ASITA, Jelajah Sultra, Camper Van Indonesia 29 Sultra, Elang Tenggara Paralayang, hingga VES Community Anoa Chapter Sultra.
Keterlibatan banyak komunitas tersebut menunjukkan pola promosi yang lebih partisipatif. Para peserta tidak hanya datang sebagai wisatawan, tetapi juga menjadi bagian dari mata rantai promosi yang membawa cerita, pengalaman, dan potensi destinasi Sultra kepada jaringan dan komunitas mereka masing-masing.
Dengan konsep itu, Famtrip Overland 2026 diharapkan mampu memperkuat jejaring antardaerah sekaligus menyatukan potensi wisata Bombana, Kolaka, dan Kolaka Timur dalam satu narasi promosi pariwisata Sulawesi Tenggara yang lebih kuat dan berkelanjutan.










Komentar