JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM – Kabar membanggakan datang dari kancah korporasi regional. PT Pertamina (Persero) berhasil menempati peringkat ketiga dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun 2026. Dengan pendapatan mencapai 70,89 miliar dolar AS dan laba 3,35 miliar dolar AS atau naik 7,2 persen, capaian ini menempatkan Pertamina sebagai perusahaan energi terbesar kedua di Asia Tenggara setelah raksasa energi Thailand, PTT.
Apresiasi mengalir dari berbagai kalangan. Gagas Nusantara menangkap aspirasi publik yang merasa bangga dengan pencapaian BUMN pelat merah ini. Direktur Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, menyuarakan kebanggaan publik. “Ini bukan sekadar angka, tapi bukti nyata bahwa BUMN Indonesia mampu bersaing di level tertinggi Asia Tenggara. Ini adalah kebanggaan kita semua. Indonesia bisa!” ujar Romadhon di Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Prestasi ini diterima langsung oleh Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, dalam acara Executive Dinner dan Penyerahan Awards Fortune Southeast Asia 500 di SCBD, Jakarta Selatan, pada Kamis (18/6/2026). Oki menegaskan bahwa Pertamina menjalankan strategi pertumbuhan ganda memaksimalkan bisnis existing dan membangun bisnis rendah karbon untuk memastikan ketahanan dan transisi energi berjalan bersamaan.
Yang juga patut diapresiasi adalah komitmen Pertamina terhadap prinsip 4A dan 1S: Availability (Ketersediaan), Accessibility (Kemudahan Akses), Affordability (Keterjangkauan Harga), Acceptability (Penerimaan/Kualitas), dan Sustainability (Keberlanjutan). Ini menunjukkan bahwa Pertamina tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menjaga amanah melayani masyarakat.













Komentar