BEM FKIP UHO Soroti Dugaan Lemahnya Pengawasan di Lapas Kendari, Desak Evaluasi Menyeluruh

Berita0 Dilihat
banner 468x60

KENDARI, NUSANTARAVOICE.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) menyoroti dugaan lemahnya sistem pengawasan dan pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari menyusul berulangnya temuan telepon genggam di dalam lingkungan lapas.

Ketua BEM FKIP UHO, Hendrawan Sainudin, menyampaikan bahwa keberadaan handphone di dalam lapas menjadi persoalan serius yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari pihak terkait. Menurutnya, temuan berulang tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai efektivitas sistem pengamanan dan pengawasan yang diterapkan selama ini.

banner 970x250

“Masuknya handphone ke dalam lapas secara berulang harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh. Perlu ada langkah konkret untuk memastikan tidak ada celah yang memungkinkan barang-barang terlarang masuk ke dalam lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya, Kamis, 25/6/2027.

Hendrawan menilai penggunaan alat komunikasi oleh warga binaan berpotensi menimbulkan berbagai risiko keamanan, termasuk kemungkinan penyalahgunaan untuk aktivitas yang bertentangan dengan hukum. Oleh karena itu, mereka meminta pihak berwenang untuk melakukan investigasi secara transparan terhadap sumber masuknya barang-barang terlarang tersebut.

Selain itu, mahasiswa juga mendorong adanya evaluasi terhadap sistem pengamanan yang dijalankan oleh jajaran Lapas Kelas IIA Kendari. Mereka menilai langkah tersebut penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.

banner 336x280
Baca juga:  Jakarta Bergoyang! Gempa Bermagnitudo 4,9 Berpusat di Bekasi

Komentar