Wisuda Penuh Air Mata di Pesantren Addurriyah: Kerinduan 14 Tahun Akhirnya Terobati

Berita62 Dilihat

PAMEKASAN, NUSANTARAVOICE.COM – Ribuan pasang mata yang menghadiri acara purnawiyata Yayasan Kholid bin Walid Pondok Pesantren Addurriyah di Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Madura, tak kuasa menahan haru ketika sebuah pertemuan yang tertunda selama belasan tahun akhirnya terjadi di momen tersebut.

Dari sekian wisudawan yang mengenakan toga, Ilham Andrian Dasilva, siswa kelas XII Madrasah Aliyah (MA) Addurriyah, menjadi sosok yang paling menyita perhatian. Sebab ia memendam kerinduan yang disimpan sejak kecil.

Selama 14 tahun terakhir, Ilham tumbuh tanpa kehadiran ibunya. Sang ibu, Sri Rahayu, wargaDsn. Kebonduren Ds. Kampungbaru Kec. Kepung, Kediri, Jawa Timur, memilih merantau sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong demi membantu perekonomian keluarga dan membiayai pendidikan putranya.

Waktu berlalu, tahun demi tahun berganti. Namun perjumpaan antara ibu dan anak itu hanya terjalin melalui panggilan telepon dan layar gawai. Jarak ribuan kilometer memisahkan mereka, sementara kerinduan terus menumpuk tanpa pernah benar-benar terobati.

Pada hari wisuda yang seharusnya menjadi momen bahagia, Ilham datang tanpa mengetahui bahwa kejutan besar telah dipersiapkan untuknya.

Ketika namanya dipanggil ke atas panggung, ia didampingi Kepala MA Addurriyah, Miftahol Munir. Di hadapan para wali santri dan tamu undangan, Miftahol Munir mengajak Ilham berbincang mengenai perjalanan hidup dan sosok yang paling dirindukannya.

“Apakah kamu rindu ibu?” tanya Miftahol di atas panggung, Senin, (22/6/2026).

Dengan suara tertahan dan mata yang mulai berkaca-kaca, Ilham menjawab singkat. “Iya, rindu,” katanya sambil menyeka air mata yang mulai jatuh.

Suasana seketika menjadi hening. Tak lama kemudian, layar besar di lokasi acara menampilkan sebuah rekaman video. Dalam tayangan itu, Sri Rahayu menyampaikan pesan khusus kepada putra yang selama ini hanya bisa ia sapa dari kejauhan.

“Selamat wisuda anakku. Selamat wisuda kebanggaan ibu. Jarak mungkin memisahkan kita, tetapi cinta ibu akan selalu menyertaimu, Nak. Tunggu ibu pulang,” ucap Sri Rahayu dalam video tersebut.