Visioner Indonesia juga melihat bahwa pemusatan kegiatan di Kendari berpotensi memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, terutama bagi pelaku UMKM, sektor jasa, dan ekonomi kreatif di ibu kota provinsi.
Selain itu, kolaborasi dengan kegiatan nasional seperti Semarak Dirgantara 2026 dinilai sebagai langkah inovatif yang mampu meningkatkan daya tarik perayaan sekaligus memperluas eksposur Sulawesi Tenggara di tingkat nasional.
“Sinergi lintas sektor seperti ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat branding Sultra sebagai daerah yang produktif dan terbuka terhadap kolaborasi,” lanjutnya.
Visioner Indonesia berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT Sultra dapat berjalan dengan tertib, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Momentum ini harus menjadi pesta rakyat yang inklusif, sekaligus menggerakkan ekonomi dan memperkuat persatuan di Bumi Anoa,” tutup Akril.
