JAN Dukung Penegakan Hukum Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Berita131 Dilihat

Romadhon menegaskan, penting bagi semua pihak untuk memastikan agar penanganan kasus ini tetap objektif dan bebas dari intervensi. “Sudah selayaknya kasus ini dikawal agar tetap objektif dan tidak ada intervensi dari pihak mana pun,” katanya.

Selain itu, kasus ini juga memberikan pelajaran berharga bagi masyarakat tentang pentingnya literasi digital. Penyebaran informasi yang tidak diverifikasi dapat menimbulkan kebingungan publik dan memperlemah kepercayaan terhadap institusi negara. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan semakin bijak dalam mengonsumsi dan membagikan informasi di ruang digital.

Romadhon menambahkan bahwa ke depan, setiap kasus serupa perlu diproses sesuai koridor hukum dan dilakukan secara adil terhadap semua pihak yang terlibat. “Kami berharap kepolisian memproses seluruh pihak yang terlibat tanpa tebang pilih agar keadilan benar-benar ditegakkan,” ujar Ketua JAN.

Langkah tegas Polri dalam menegakkan hukum di kasus ini merupakan bagian dari upaya menjaga keadilan dan memperkuat demokrasi hukum di Indonesia. “Penegakan hukum yang transparan dan berani seperti ini menjadi fondasi kepercayaan publik terhadap negara hukum,” tutup Romadhon Jasn.

Baca juga:  Reformasi Polri dan Tugas Membangun Kepercayaan Publik

Komentar