Menurutnya, keberhasilan Bank Sultra meraih sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 menunjukkan komitmen kuat manajemen dalam membangun sistem keuangan yang transparan, aman, dan terpercaya, sekaligus menempatkan Bank Sultra sebagai pionir digitalisasi di sektor perbankan daerah.
“Kepemimpinan Pak Andri menunjukkan karakter profesional dan progresif. Ia mampu membawa Bank Sultra menjadi institusi keuangan yang adaptif terhadap tantangan era digital dan regulasi nasional, seperti Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP),” tambahnya.
Visioner Indonesia juga menilai bahwa sertifikasi ini akan memperkuat kepercayaan nasabah dan investor, serta meningkatkan posisi strategis Bank Sultra di tengah kompetisi industri perbankan yang semakin dinamis.
“Ini bukan sekadar pengakuan internasional, tapi juga pondasi menuju tata kelola keuangan daerah yang lebih modern dan berdaya saing nasional,” tegas Akril.
