KENDARI, NUSANTARAVOICE.COM – Kota Kendari menjadi pusat perhatian dunia pendidikan nasional dan internasional dengan digelarnya Silaturahmi Nasional (Silatnas) DPP GUPPI yang dirangkaikan dengan Ummusshabri International Expo & International Congress 2026, Sabtu (10/01/2025), di Hotel Plaza Inn Kendari.
Acara yang mengusung tema “United the World by Giving Insight Through Education in the Digital Era” ini dihadiri Menteri Pendidikan RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Ir. Hugua, Ketua Umum DPP GUPPI Prof. dr. Faisal Jalal, jajaran pimpinan daerah, akademisi, serta delegasi pendidikan dari lima negara sahabat, yakni Turki, Filipina, Malaysia, Tiongkok, dan Australia.
Dalam forum tersebut, Menteri Pendidikan RI menegaskan bahwa tantangan terbesar pendidikan Indonesia saat ini bukan hanya persoalan teknologi, tetapi pembentukan karakter generasi muda. Ia menilai derasnya arus digital telah melahirkan kemudahan luar biasa, namun juga menyisakan persoalan serius berupa rapuhnya ketahanan mental dan moral peserta didik.
“Penguasaan AI, coding, dan teknologi digital adalah keharusan. Tetapi tanpa etika dan tanggung jawab, teknologi justru bisa menjadi ancaman,” ujar Abdul Mu’ti di hadapan peserta kongres.
Menurutnya, pemerintah telah merespons tantangan tersebut dengan menghadirkan mata pelajaran pilihan kecerdasan buatan dan pemrograman, sekaligus memperkuat pendidikan karakter melalui pendekatan deep learning, yang menekankan berpikir mendalam, refleksi nilai, serta pembelajaran yang menyentuh aspek intelektual dan spiritual.
Menteri juga menyoroti pentingnya menciptakan sekolah yang aman dan membahagiakan, agar peserta didik tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menemukan makna dan tujuan hidup sejak dini.







Komentar