Dari Kelas Unggulan hingga Fasilitas Sekolah, Gubernur ASR Tinjau Tiga SMA di Kendari

Selanjutnya, kunjungan berlanjut ke SMAN 4 Kendari. Para siswa menyambut Gubernur dengan tarian tradisional dan pengalungan bunga. Saat berdialog dengan siswa kelas X, Gubernur meminta mereka berani menyampaikan cita-cita serta menjelaskan alasan memilih perguruan tinggi atau negara tujuan. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan diri, kemampuan akademik, dan penguasaan bahasa akan membantu mereka meraih kesempatan belajar di dalam maupun luar negeri.

SMAN 4 Kendari telah membentuk dua kelas unggulan, yakni kelas X A dan X B, dengan masing-masing 25 siswa. Jumlah kelas unggulan diharapkan bertambah menjadi empat pada 2027.

Untuk mendukung pembelajaran, pemerintah provinsi berencana menyediakan pendingin ruangan, komputer, bangku, dan loker. Guru yang akan mengajar di kelas unggulan juga akan diseleksi sesuai kompetensi yang dibutuhkan. Gubernur mendorong siswa belajar lebih giat, berani tampil, dan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk meningkatkan kemampuan mereka.

Di sela kunjungannya ke sejumlah sekolah, Gubernur juga memperhatikan kondisi sepatu yang dikenakan para siswa. Saat bersalaman, Gubernur melihat salah seorang siswa mengenakan sepatu yang sudah rusak. Sebagai bentuk perhatian, Gubernur kemudian memberikan sejumlah uang kepada siswa tersebut.

Kunjungan berakhir di SMAN 6 Kendari. Kepala sekolah dan guru menyambut rombongan, sementara para siswa berbaris untuk berjabat tangan dengan Gubernur. Dalam percakapan dengan siswa, Gubernur menanyakan cita-cita mereka. Ada siswa yang ingin menjadi anggota TNI.

Di sekolah ini, Gubernur meninjau hasil program revitalisasi yang didanai Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Program tersebut meliputi rehabilitasi enam ruang kelas dan 11 toilet serta pembangunan satu ruang kelas baru.

Gubernur mengapresiasi dukungan Kemendikdasmen dan meminta pihak sekolah merawat fasilitas tersebut agar siswa dan guru dapat menggunakannya dengan nyaman.

Ia juga meminta sekolah memperhatikan kebersihan, kerapian, keindahan, dan kesehatan lingkungan. Ruang kelas yang panas, area sekolah yang kurang tertata, serta kondisi sanitasi perlu dibenahi. Selain itu, Gubernur mengingatkan pihak sekolah agar memperhatikan interaksi antarsiswa dan mencegah perundungan. (Wulan/Kominfo)

Foto: Laode Kaharmin