KONSEL, NUSANTARAVOICE.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meningkatkan penanganan jalan tahun anggaran 2026 dari usulan perencanaan sepanjang 37,891 km menjadi 42,16 km setelah dilakukan verifikasi pengukuran.
Penanganan tersebut mencakup 12,37 km di wilayah daratan dan 29,79 km di wilayah kepulauan. Secara umum, kondisi kemantapan jalan di kedua wilayah tersebut terus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sultra. Penanganan dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kualitas jalan dan memperlancar konektivitas antarwilayah.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, meninjau langsung pekerjaan peningkatan jalan di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dan Kabupaten Bombana, Rabu (4/11/2026). Dua ruas yang menjadi fokus peninjauan tersebut adalah Jalan Punggaluku–Ambesea di Konawe Selatan dan Jalan Kasipute–Lora–Bambaea di Bombana.
Di Kabupaten Konawe Selatan, Gubernur meninjau pekerjaan peningkatan Jalan Punggaluku–Ambesea. Dalam usulan perencanaan, penanganan ruas tersebut sepanjang 3 km. Namun, setelah dilakukan pengukuran ulang, total penanganannya menjadi 4 km yang terbagi dalam dua segmen, yakni segmen pertama sepanjang 1,8 km dan segmen kedua sepanjang 2,2 km.
Ruas Punggaluku–Ambesea merupakan salah satu akses yang menunjang mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas pertanian dan distribusi hasil produksi.
Gubernur menjelaskan, Konawe Selatan memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu gerbang menuju Kota Kendari. Keberadaan Bandara Haluoleo serta rencana pengembangan sejumlah fasilitas pendidikan dan infrastruktur pertahanan diperkirakan akan meningkatkan mobilitas penduduk dan kebutuhan transportasi di wilayah tersebut.
Gubernur juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga dan memelihara jalan setelah pekerjaan selesai sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sultra atas dukungan pembangunan infrastruktur jalan di wilayahnya. Peningkatan Jalan Punggaluku–Ambesea diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi, khususnya sektor pertanian.
