Akril Abdillah: Seruan “Buy Indonesia” Dasco Perlu Diikuti Penguatan Ekonomi Nasional

banner 468x60

“Pasar modal yang kuat bukan hanya ditentukan oleh besarnya transaksi, tetapi juga oleh kualitas perusahaan yang tercatat, perlindungan investor, kepastian regulasi, dan kepercayaan terhadap institusi yang mengelolanya,” ujarnya.

Menurut Akril, semangat Buy Indonesia juga perlu dipahami sebagai dorongan untuk memperkuat ekonomi nasional secara lebih luas, termasuk melalui peningkatan produktivitas industri, pengembangan usaha dalam negeri, serta perluasan investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

banner 970x250

Kedaulatan Ekonomi sebagai Agenda Bersama

Akril berpandangan, penguatan pasar modal perlu menjadi bagian dari agenda besar pembangunan ekonomi Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kemandirian ekonomi, menurutnya, membutuhkan pasar keuangan yang sehat, sektor riil yang produktif, dan kebijakan yang mampu menjaga kepercayaan dalam jangka panjang.

Ia berharap momentum ini dapat mendorong penguatan koordinasi antarlembaga sekaligus memperbesar peran modal domestik dalam pembiayaan pembangunan nasional.

“Indonesia perlu terus memperkuat kapasitas ekonominya agar semakin mampu menghadapi perubahan global. Semangat kebangsaan harus berjalan bersama dengan tata kelola yang baik, kebijakan yang konsisten, dan upaya nyata meningkatkan produktivitas nasional,” ungkapnya.

Ia menambahkan, optimisme terhadap pasar modal harus dibangun secara rasional, dengan tetap memperhatikan risiko investasi dan kondisi fundamental setiap perusahaan. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap pasar keuangan dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.

Baca juga:  BI Bakal Luncurkan Payment ID, Sistem Identitas Transaksi Keuangan Berbasis NIK

“Pada akhirnya, Buy Indonesia bukan hanya tentang bagaimana kita memandang pasar modal hari ini, melainkan juga tentang bagaimana membangun kepercayaan, memperkuat ekonomi nasional, dan memastikan Indonesia memiliki fondasi yang semakin kokoh untuk menghadapi tantangan masa depan,” tutup Akril Abdillah.

banner 336x280

Komentar