Masyarakat Apresiasi TNI-Polri, 65 Perusuh Diamankan di Aksi 27 Agustus

banner 468x60

Masyarakat memberikan apresiasi atas kinerja TNI-Polri yang berhasil menjaga stabilitas. Pendekatan humanis yang dipadukan dengan tindakan tegas terhadap perusuh dinilai sebagai model ideal dalam pengamanan aksi massa ke depan. Sinergi antara TNI dan Polri menjadi kunci utama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami mengapresiasi TNI-Polri yang profesional mengamankan aksi. Pendekatan humanis tetap diutamakan, namun provokator dan perusuh yang membawa barang berbahaya tetap ditindak tegas. Ini menunjukkan Polri serius menjaga keamanan tanpa mengorbankan hak konstitusional warga,” ujar Ketua JAN, Romadhon Jasn, dalam pernyataan kepada wartawan, Jumat (28/8/2026) di Jakarta.

banner 970x250

JAN juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan di masa mendatang. Meski aksi 27 Agustus berjalan kondusif, potensi “angsa hitam” tetap ada dan membutuhkan antisipasi berkelanjutan. Koordinasi yang solid antarlembaga harus terus dijaga.

“Keberhasilan ini tidak boleh membuat kita lengah. Kami berharap pendekatan humanis ini terus dipertahankan dan menjadi standar dalam setiap pengamanan aksi. Dengan sinergi yang terus diperkuat, stabilitas nasional dapat terjaga dan demokrasi berjalan sehat,” pungkas Romadhon.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mudah terprovokasi oleh konten-konten yang tidak bertanggung jawab di media sosial. Hoaks dan disinformasi dapat menjadi alat untuk memecah belah persatuan bangsa. Verifikasi informasi sebelum menyebarkannya adalah langkah bijak yang harus dibudayakan.

Baca juga:  Pimpin Upacara HKN, Wagub Sultra Beri Pesan Soal Tugas dan Kesadaran ASN

banner 336x280

Komentar