Dasco Pimpin Koordinasi Danantara dan Pemerintah, Romadhon: “Ini Kepemimpinan yang Menyejukkan”

Berita43 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM- JAKARTA — Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad kembali memanggil jajaran pemerintah dan pengelola Danantara ke Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (8/6/2026). Kali ini, rapat koordinasi selama satu setengah jam itu membahas soal percepatan ekonomi, tata kelola ekspor, hingga perizinan investasi.

Hadir dalam pertemuan itu Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Mensesneg Prasetyo Hadi, serta COO Danantara Dony Oskaria. Mereka duduk satu meja membahas langkah konkret agar kebijakan tidak tumpang tindih dan investor tidak ragu.

banner 970x250

Dasco membuka diskusi dengan satu pesan tegas: koordinasi ini bukan sekadar formalitas, tapi kebutuhan. “Kami melakukan koordinasi bagaimana kita mempercepat pertumbuhan ekonomi, sekaligus membicarakan tata kelola ekspor yang akan dilakukan oleh DSI di bawah Danantara,” ujarnya.

Salah satu poin paling krusial yang langsung diberi kepastian adalah soal sektor minerba. Bahlil Lahadalia dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada perubahan aturan bagi pengusaha tambang yang sudah berjalan.

“Bagi teman-teman yang pelaku usaha tambang yang existing sekarang, itu tidak ada perubahan aturan apa-apa,” kata Bahlil. Ia juga menjelaskan bahwa sistem Gross Split hanya berlaku di sektor migas, bukan minerba.

Baca juga:  Didukung Publik, Mukhtarudin Mulai Bersih-Bersih P3MI dan Tutup Ruang Mafia PMI

Dony Oskaria dari Danantara pun ikut menenangkan. Ia memastikan semua kontrak eksisting tetap berjalan normal hingga Desember 2026. “Tidak perlu ada yang dikhawatirkan,” tegasnya.

banner 336x280

Komentar