Demokrat Muna Klaim Sudah Beri SP1 ke Rasmin, HMI Tetap Siap Turun Aksi Tuntut PAW

Berita, Daerah9 Dilihat
banner 468x60

Raha, NusantaraVoice.com —Polemik antara Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Raha dan kader Partai Demokrat, Rasmin, kian melebar. Setelah surat HMI yang dilayangkan ke DPC Partai Demokrat Muna sejak awal Mei tak kunjung dijawab dalam tenggat 3×24 jam, organisasi mahasiswa itu memastikan akan turun aksi ke kantor DPC pada Kamis mendatang dan menuntut pergantian antarwaktu (PAW) terhadap Rasmin dari kursi DPRD Muna.

‎HMI menyebut sikap Rasmin, yang juga menjabat Ketua Badan Kehormatan DPRD Muna, tidak mencerminkan etika pejabat publik. HMI menilai unggahan media sosial Rasmin telah merendahkan marwah organisasi mahasiswa dan ruang demokrasi publik.

‎ “Kami akan aksi ke DPC dan meminta agar Rasmin di-PAW dari jabatannya sebagai anggota DPRD,” kata Ketua HMI Cabang Raha, La Ode Muhammad Idul Rahim, Rabu (6/5/2026). Organisasi itu juga tengah menyiapkan surat ke Badan Kehormatan DPRD Muna atas dugaan pelanggaran etik yang mereka nilai melenceng dari aturan perundang-undangan.

‎Menanggapi tekanan itu, Ketua DPC Demokrat Muna, Awal Jaya Bolombo (AJB), mengklaim partainya sudah memberi jawaban atas aspirasi HMI. Ia mengatakan pihaknya telah menjatuhkan Surat Peringatan Pertama (SP1) kepada Rasmin. “Saya rasa pernyataan saya di media kemarin itu sudah menjawab apa yang menjadi tuntutan adik-adik. Kami sudah lakukan SP1 kepada saudara Rasmin,” ujarnya saat dikonfirmasi kemarin.

‎AJB juga menyinggung ancaman Rasmin yang berencana membawa perkara ini ke Polda Sulawesi Tenggara karena merasa dirugikan atas tudingan yang diarahkan kepadanya (Rasmin).

‎Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Rasmin meminta agar pemberitaan yang memuat perselisihannya dengan HMI diturunkan dari media, meski ia telah menggunakan hak jawab. Menurut AJB, jika Rasmin benar-benar melanjutkan laporan ke kepolisian, Demokrat sudah menyiapkan langkah lanjutan berupa Surat Peringatan Kedua (SP2).

‎ “Kalau dia lapor, kita sudah siapkan SP2, itu perintah atasan. Saya sudah sampaikan juga sama pak Endang (Ketua DPD Demokrat Sultra), dia telpon saya kemarin dulu malam, saya katakan kalau masih saya kemarin di DPR, saya sering komunikasi sama adik-adik HMI, bahwasanya kan, kita tidak juga begini kan (menyikapi aspirasi masyarakat) saya juga heran sama sama itu (Rasmin),” kata AJB.

‎Di sisi lain, HMI menegaskan akan tetap mengawal persoalan ini secara kelembagaan dan menyurati Badan Kehormatan DPRD Muna. Bagi HMI, unggahan Rasmin bukan hanya soal personal, tetapi menyangkut etika jabatan dan penghormatan terhadap gerakan mahasiswa. “Kami sementara bersurat ke DPRD Muna terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Ketua Badan Kehormatan DPRD Muna itu,” kata HMI.

‎Adapun Rasmin sendiri belum memberi keterangan lanjutan soal sikap partai maupun ancaman aksi dari HMI. Ia tetap meminta agar pemberitaan yang sebelumnya dimuat tentang dirinya dihapus karena dinilai merugikan dan tidak sesuai dengan maksud klarifikasinya. “Saya sudah memberikan klarifikasi melalui hak jawab. Namun saya juga meminta agar berita tersebut (tanggapan HMI) diturunkan karena merugikan dan tidak sesuai dengan maksud saya,” tepisnya.

‎Selain itu, Rasmin juga menilai pemberitaan sebelumnya tidak berimbang karena statemen kedua belah pihak diterbitkan secara terpisah. Ia pun menegaskan akan melanjutkan proses pelaporan yang sudah diajukan sebelumnya ke Polda Sultra. “Baik, saya lanjutkan saja kalau begitu laporan saya yang sudah masuk di Polda Sultra,” katanya.

‎Dengan situasi yang belum mereda, HMI Cabang Raha memastikan aksi ke DPC Demokrat Muna tetap berjalan. Organisasi itu menilai jawaban partai belum cukup menjawab tuntutan mereka, terutama terkait desakan PAW terhadap Rasmin.**

banner 336x280
Baca juga:  Demokrat Muna Tegur Kader Terkait Status WA Kontroversial, Siap Jalin Silaturahmi dengan HMI Cabang Raha

Komentar