Tudingan Konflik Kepentingan terhadap Plt Rektor UHO Dinilai Terlalu Prematur dan Menyesatkan

Berita60 Dilihat
banner 468x60

“Beliau saat ini sedang menunaikan ibadah haji. Sebagai sesama umat dan bagian dari masyarakat akademik, sudah sepatutnya kita mendoakan agar beliau menjadi haji yang mabrur, bukan justru membangun opini-opini yang belum tentu benar apalagi mengarah pada fitnah,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kritik dan pengawasan merupakan bagian dari demokrasi, namun harus tetap disampaikan secara bertanggung jawab dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

banner 970x250

“Jangan sampai perbedaan pilihan dalam Pilrek kemudian melahirkan narasi yang tidak berdasar. Kampus adalah ruang akademik yang menjunjung tinggi etika, rasionalitas, dan argumentasi berbasis data, bukan ruang untuk menyebarkan asumsi ataupun fitnah,” lanjutnya.

Visioner Indonesia juga meyakini bahwa proses Pilrek UHO telah memiliki sistem pengawasan yang melibatkan panitia, Senat Universitas, serta Kementerian Pendidikan Tinggi sehingga setiap tahapan dapat berjalan secara transparan dan akuntabel.

Karena itu, pihaknya mengajak seluruh sivitas akademika UHO untuk lebih fokus pada kualitas gagasan, visi pembangunan kampus, dan kapasitas kepemimpinan para kandidat dibandingkan memperdebatkan isu yang tidak memiliki landasan hukum yang jelas.

“Yang dibutuhkan UHO saat ini adalah kompetisi gagasan dan program terbaik untuk kemajuan kampus. Siapa pun yang memenuhi syarat memiliki hak yang sama untuk mengikuti kontestasi. Biarkan proses berjalan sesuai aturan dan biarkan kualitas yang menentukan,” tutupnya.

banner 336x280
Baca juga:  Kejari Bombana Disebut “Singa Ompong”: Kasus Material Ilegal Tak Diproses

Komentar