“Kami sudah terlalu lama menunggu. Dulu dijanjikan jalan paving, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan. Kalau hujan becek dan tergenang, kalau panas debunya luar biasa. Kami tanam pohon pisang ini supaya pihak pengembang bisa melihat langsung penderitaan warga,” ujar Alfin, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, kondisi jalan yang rusak bukan hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga membahayakan keselamatan warga, terutama anak-anak dan pengendara roda dua yang melintas setiap hari.
Warga berharap pemerintah maupun pihak terkait dapat turun tangan untuk memediasi persoalan tersebut dan mendorong pengembang segera memenuhi tanggung jawabnya terhadap fasilitas umum di kawasan perumahan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengembang Perumahan Pesona Alam Tahap 1 belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga tersebut.
