Setahun Insentif Nakes Diduga Mandek, HMI Desak DPRD Bongkar Dugaan Maladministrasi di RSUD Muna

Daerah18 Dilihat
banner 468x60

HMI menilai, pembentukan Panitia Khusus (Pansus) oleh DPRD Muna tidak boleh berhenti sebagai formalitas politik. Mereka mendesak Pansus bekerja cepat, terbuka, dan berani mengungkap seluruh kejanggalan yang terjadi.‎‎

“Kami tidak ingin Pansus hanya jadi simbol tanpa hasil. DPRD harus memastikan proses ini berjalan serius, karena yang dipertaruhkan adalah pelayanan kesehatan masyarakat,” kata Idul.‎‎

HMI juga menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan. Mereka membuka kemungkinan aksi lanjutan jika DPRD tidak menunjukkan langkah konkret dalam waktu dekat.‎‎

“Jika ini dibiarkan, maka publik berhak mempertanyakan komitmen pemerintah dalam mengelola sektor kesehatan. Kami tidak akan berhenti sampai semua ini terang,” tutup Idul.‎‎

Berdasarkan pantauan di lapangan, massa aksi diterima langsung oleh Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Muna bersama sejumlah anggotanya. Dari total delapan anggota Pansus, sebanyak lima orang hadir menemui massa aksi, termasuk Ketua Pansus, untuk mendengarkan langsung tuntutan serta menyerap aspirasi yang disampaikan di lapangan. **red.

banner 336x280
Baca juga:  Pimpin Upacara Peringatan Hari Pramuka ke 64, Hugua Bacakan Sambutan Gubernur Sultra

Komentar