JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM- Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Indonesia terus melakukan penguatan organisasi pasca pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) I pada November 2025. Salah satu langkah terbaru adalah penunjukan Kristina Bili sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AP2 Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penunjukan tersebut dilakukan langsung oleh Dewan Pembina DPP AP2 Indonesia, La Ode Hasanuddin Kansi (LHK). Ia menyampaikan bahwa saat Munas berlangsung, kepengurusan di beberapa wilayah, termasuk NTT, NTB, dan Bali, masih belum terbentuk secara lengkap. Namun kini, proses pengisian struktur terus dilakukan untuk memperkuat eksistensi organisasi di daerah.
“Dengan ditunjuknya Ketua DPD NTT, kami berharap koordinasi dengan DPP semakin solid, serta mampu merespons berbagai persoalan daerah secara cepat dan tepat,” ujar LHK.
LHK yang dikenal dengan julukan Aktivis Tanpa Gelar (ATG) menegaskan bahwa tujuan utama dibentuknya AP2 Indonesia adalah sebagai wadah kolaborasi pemuda dan pelajar dalam mencapai tujuan bersama. Ia menilai organisasi memiliki peran strategis dalam menyatukan potensi, meningkatkan efisiensi kerja, serta membangun kapasitas dan kedisiplinan anggota.














Komentar