Kritik Badko HMI Jabar: Teror Aktivis dan Minim Inovasi Ancam Kualitas Demokrasi

Berita6 Dilihat
banner 468x60

BANDUNG, NUSANTARAVOICE.COM – Ketua Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Barat, Siti Nurhayati, menyoroti menurunnya kualitas demokrasi yang dinilai dipicu oleh minimnya inovasi dalam kebijakan publik serta lemahnya perlindungan terhadap kebebasan berpendapat.

Dalam keterangannya, Siti mengungkapkan bahwa kondisi demokrasi saat ini belum sepenuhnya mencerminkan prinsip substantif. Ia menilai masih adanya tindakan teror terhadap aktivis menjadi indikator lemahnya sistem dalam menjamin keamanan dan hak sipil masyarakat.

“Teror terhadap aktivis menjadi bukti adanya instrumen yang belum kompeten dalam menjamin kebebasan berpendapat. Ini berimplikasi pada meningkatnya instabilitas dan menurunnya kepercayaan publik terhadap pemangku kebijakan,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, evaluasi terhadap pemegang mandat rakyat perlu dilakukan secara objektif dan berbasis kinerja. Ia menegaskan bahwa kebijakan publik seharusnya berpihak pada kepentingan masyarakat luas, bukan sekadar memenuhi kepentingan kelompok tertentu.

banner 336x280
Baca juga:  Wagub Sultra Hadiri Rakernis Nasional Penataan Ruang

Komentar