“Pemegang mandat rakyat harus dinilai dari kinerjanya. Jika kebijakan tidak selaras dengan kepentingan masyarakat, maka sikap kritis harus diperkuat sebagai bentuk kontrol terhadap kekuasaan,” tegasnya.
Siti juga mengkritisi fenomena kedekatan sejumlah pihak dengan elit politik yang dinilai tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Ia menilai, tanpa langkah konkret, kedekatan tersebut justru berpotensi memperburuk kondisi demokrasi.
“Kedekatan dengan elit tanpa aksi nyata hanya akan menjadikan mereka bagian dari masalah. Jika terus dibiarkan, ini bisa menjadi bom waktu akibat akumulasi ketidakpercayaan publik,” tambahnya.
Ia pun mengingatkan pentingnya komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga kualitas demokrasi, termasuk memastikan setiap kebijakan publik tetap berorientasi pada kepentingan rakyat serta menjamin ruang kebebasan berpendapat yang aman dan inklusif.
















Komentar