Safari Ramadan di Bombana, Wagub Sultra Ajak Warga Perkuat Takwa dan Kepedulian Sosial

banner 468x60

Menurutnya, Ramadan adalah madrasah pengendalian diri. Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih pengendalian emosi, menjaga lisan dari fitnah dan ujaran kebencian, serta membentuk pribadi yang sabar dan pemaaf—nilai-nilai yang menjadi ciri orang bertakwa.

Wagub turut menekankan pentingnya penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) sebagai dasar membangun kehidupan sosial yang sehat. Jiwa yang bersih akan melahirkan sikap jujur dan amanah, baik sebagai pemimpin, aparatur, pedagang, maupun anggota masyarakat, sehingga kebijakan dan pelayanan publik dapat berjalan dengan tulus dan adil.

Mengakhiri kegiatan, ia mengimbau masyarakat agar bijak dalam berbelanja dan mengelola kebutuhan bahan pokok selama Ramadan. Belanja secukupnya, menghindari penimbunan, serta tetap berbagi kepada sesama dinilai sebagai bentuk nyata takwa sosial sekaligus kontribusi menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi di Sulawesi Tenggara.Safari Ramadan di Bombana, Wagub Sultra Ajak Warga Perkuat Takwa dan Kepedulian Sosial.

banner 336x280
Baca juga:  Peringati Hari Bela Negara ke-77, Gubernur Sultra Serukan Penguatan Ketahanan Bangsa

Komentar