Polres Bengkulu Utara Tegaskan Siswa MIN 02 Meninggal Karena Pendarahan Otak, Bukan Keracunan MBG

Berita410 Dilihat
banner 468x60

BENGKULU UTARA, NUSANTARAVOICE.COM – Isu dugaan keracunan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat beredar luas akhirnya diklarifikasi secara resmi oleh Polres Bengkulu Utara. Dalam konferensi pers yang digelar Selasa malam (3/3/2026), kepolisian memastikan bahwa meninggalnya siswa MIN 02 Bengkulu Utara bukan disebabkan oleh keracunan makanan.

Press release yang berlangsung di Ruang Lobi Mapolres tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bakti Kautsar Ali. Turut hadir sejumlah pejabat utama Polres serta perwakilan instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan pihak rumah sakit yang menangani korban.

banner 970x250

Kapolres menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis menyeluruh, korban mengalami pendarahan di bagian kepala serta penggumpalan cairan yang menyebabkan penurunan kesadaran hingga berujung pada henti jantung dan henti napas.

“Secara medis, penyebab kematian korban adalah pendarahan otak. Tidak ada kaitan dengan keracunan makanan,” tegas Kapolres.

Untuk memastikan tidak adanya unsur keracunan, sampel makanan berupa roti burger yang dikonsumsi korban beserta sampel muntahan telah diuji oleh Balai POM Bengkulu. Hasil laboratorium menyatakan seluruh sampel negatif dari zat berbahaya.

banner 336x280
Baca juga:  Peresmian Jembatan Dhira Brata di Kolaka, Simbol Sinergi Pusat dan Daerah Bangun Sultra

Komentar