15. Pahri Yamsul — Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sultra
16. Rony Yakob Laute — Asisten Administrasi Umum Setda Sultra
17. Belli Harli Tombili — Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM
Dalam kesempatan tersebut, satu pejabat atas nama La Haruna diketahui mengundurkan diri dari jabatannya. Selain melantik pejabat definitif, Gubernur Andi Sumangerukka juga menetapkan sejumlah pejabat pelaksana tugas untuk mengisi kekosongan jabatan strategis. Di antaranya Penetapan pejabat Pelaksana Tugas (Plt):
• Dr. Agus Purwohidayat — Plt Direktur RS Jantung
• La Ode Mubuk — Plt Kepala Bapenda Sultra
• Tomy Putra Alamsyah — Plt Kepala Dinas Cipta Karya
• Panca Widya — Plt Kepala Dinas Bina Marga Sultra
• Wawan Arianto — Plt Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortal)
• Andi Syahril — Plt Kepala Dinas Kominfo Sultra
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bentuk kepercayaan dan amanah besar dari negara yang harus dijawab dengan kinerja nyata. Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Jabatan adalah amanah. Saya minta seluruh pejabat bekerja dengan sungguh-sungguh dan tidak biasa-biasa saja, karena masyarakat menunggu kerja nyata dari kita semua,” tegas Gubernur.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar-OPD, percepatan realisasi program prioritas daerah, serta pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, keterbatasan waktu menuntut seluruh jajaran pemerintah daerah untuk fokus pada program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kita harus fokus pada sektor-sektor prioritas seperti kesehatan, sosial, infrastruktur, dan peningkatan ekonomi daerah. Di situlah kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh rakyat,” ujarnya.
Gubernur berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab barunya, menjaga loyalitas kepada negara dan pimpinan, serta menjadikan birokrasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara lebih responsif, efisien, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pimpinan OPD, serta sejumlah tamu undangan lainnya.







Komentar