Rentetan Kecelakaan Kerja di PT Tiran Jadi Sorotan pada Peringatan K3 Nasional 12 Januari 2026

Dikutip dari media lokal Sulawesi Tenggara, Humas PT Tiran, La Pili, memberikan penjelasan dari sudut pandang manajemen perusahaan. Ia menyatakan bahwa tidak ada pihak yang menginginkan terjadinya kecelakaan kerja dan memandang insiden tersebut sebagai musibah.

“Kita semua tentu tidak ada yang menginginkan adanya musibah atau kecelakaan. Namun apabila itu terjadi kami meyakini ini merupakan ketetapan dari Allah SWT”, ucapnya.

Menurutnya, perusahaan telah menerapkan prosedur keselamatan kerja secara ketat serta berupaya maksimal meminimalkan risiko, termasuk potensi fatalitas. La Pili juga menegaskan bahwa manajemen perusahaan bersikap tegas dalam penerapan K3 dan mengklaim seluruh prosedur pencegahan telah dijalankan.

Ia menambahkan, apabila insiden tetap terjadi, perusahaan berkomitmen untuk segera mengambil langkah penanganan dan memastikan hak-hak karyawan tetap terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Perusahaan sangat tegas soal K3. Segala prosedur pencegahan kami telah terapkan secara ketat dan berupaya maksimal, jika insiden tetap terjadi kami segera bertindak memastikan hak-hak kayarawan tetap terpenuhi,” tuturnya.

Terjadinya kecelakaan kerja berulang tepat pada momentum peringatan K3 Nasional kembali menyoroti lemahnya pengawasan keselamatan kerja di sektor pertambangan. Sebagai perusahaan dengan skala produksi besar di Sulawesi Tenggara, aktivitas PT Tiran seharusnya berada dalam pengawasan ketat instansi ketenagakerjaan dan inspektur tambang.

Baca juga:  Tersangka Kasus Pemerasan K3, Wamenaker Noel Minta Maaf ke Presiden Prabowo dan Anak Istri

Minimnya publikasi hasil audit keselamatan, rekomendasi perbaikan, maupun sanksi administratif pascakecelakaan memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Rentetan insiden ini menjadi pengingat bahwa peringatan K3 Nasional tidak cukup dimaknai sebagai seremoni tahunan. Tanpa pengawasan yang ketat dan penegakan aturan yang konsisten, keselamatan pekerja berpotensi terus terancam di tengah aktivitas pertambangan yang berisiko tinggi.

Komentar