Rangkaian perayaan dimulai dengan doa bersama bagi bangsa yang dipimpin oleh Aras Gereja Nasional, sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.
Suasana perayaan semakin bermakna dengan penampilan Teatrikal Natal yang dipersembahkan oleh Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) bersama Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Pertunjukan tersebut menggambarkan kehadiran kasih Tuhan yang meneguhkan keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam sambutannya menegaskan bahwa Natal Nasional bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan juga ruang bersama untuk mempererat persaudaraan lintas iman. Menurutnya, nilai-nilai Natal sejalan dengan semangat moderasi beragama yang terus diperkuat pemerintah.
“Perayaan ini menunjukkan bahwa negara hadir bersama umat beragama dalam merawat kerukunan, meneguhkan nilai spiritual, dan memperkuat kemanusiaan sebagai dasar kehidupan berbangsa,” ungkap Nasaruddin.
Perayaan Natal Nasional 2025 turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, para Kepala Staf Angkatan, tokoh nasional, serta tokoh-tokoh agama dari berbagai latar belakang.
