KENDARI, NUSANTARAVOICE.COM — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menekankan pentingnya peran Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) sebagai motor penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pusat inovasi daerah. Penegasan tersebut disampaikan saat pelantikan Prof. Andi Bahrun sebagai Rektor Unsultra periode 2025–2029 di Kendari, Rabu (31/12/2025).
Menurut Andi Sumangerukka, pelantikan rektor bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis yang sarat tanggung jawab besar. Amanah tersebut, kata dia, mencerminkan kepercayaan terhadap kapasitas kepemimpinan, integritas, dan dedikasi Prof. Andi Bahrun dalam membawa Unsultra menjawab tantangan zaman.
“Pembangunan Sulawesi Tenggara ke depan sangat bergantung pada kualitas SDM. Perguruan tinggi memiliki posisi sentral dalam mencetak generasi unggul yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia menilai dunia pendidikan tinggi saat ini menghadapi dinamika yang semakin kompleks, mulai dari transformasi digital, revolusi industri, hingga perubahan sosial ekonomi yang cepat. Kondisi tersebut menuntut kampus tidak hanya beradaptasi, tetapi juga tampil sebagai pelopor riset, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Gubernur menyebut Unsultra memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Karena itu, kepemimpinan yang profesional, kredibel, dan visioner menjadi kunci agar Unsultra terus bergerak maju dan konsisten menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Selain kepemimpinan internal, Andi Sumangerukka juga menekankan pentingnya sinergi antara Unsultra, pemerintah daerah, sektor swasta, serta pemangku kepentingan lainnya guna membangun ekosistem pendidikan tinggi yang kuat dan responsif terhadap perubahan.
“Pemerintah Provinsi Sultra berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan Unsultra. Pada waktunya, saya juga akan menyempatkan diri memberikan kuliah umum di kampus ini,” ungkapnya.













Komentar