ASR Tegaskan Purnomo Bukan “Bayangan Gubernur”, Bantah Isu Orang Kuat di Balik Pemerintahan Sultra

Lebih lanjut, ASR menekankan bahwa keberadaan Purnomo tidak membebani keuangan daerah sedikit pun. Ia menyebut Purnomo bekerja secara sukarela dan tidak menerima honor, gaji, maupun fasilitas dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Yang perlu saya luruskan, Pak Purnomo tidak menerima honor sepeser pun dari daerah. Beliau bekerja dengan ikhlas, tanpa bayaran, demi membantu percepatan pembangunan Sultra,” ujar ASR.

Baca juga:  UB Tuding ASR Numpang Isu Pembagunan Jembatan Muna-Buton, Visioner Indonesia: Narasi Sarat Kontradiksi

Komentar