BPBD Sultra Gelar Apel Pagi dan Siaga Bencana, Personel Diminta Standby 24 Jam

Ia juga menginstruksikan agar seluruh unit kerja memastikan logistik, kendaraan operasional, serta peralatan evakuasi berada dalam kondisi siap pakai dan dapat digerakkan kapan saja.

Selain kesiapan personel dan peralatan, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Sultra diminta untuk terus melakukan pemantauan dan pembaruan informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara berkala. Informasi tersebut wajib diteruskan kepada pemerintah kabupaten dan kota sebagai bagian dari sistem peringatan dini.

Terkait penanganan laporan masyarakat, BPBD Sultra menegaskan komitmen respon cepat dengan batas waktu maksimal satu jam sejak laporan diterima, sebagai bentuk pelayanan prima dan kehadiran negara di tengah masyarakat.

Apel pagi dan siaga bencana ini menjadi bagian dari langkah konsolidasi internal BPBD Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memastikan kesiapan sumber daya menghadapi dinamika cuaca dan potensi bencana di wilayah Sultra.