Peringati Hari Bela Negara ke-77, Gubernur Sultra Serukan Penguatan Ketahanan Bangsa

banner 468x60

Oleh karena itu, bela negara dimaknai sebagai sikap dan tindakan nyata seluruh warga negara dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari menjaga persatuan, memperkuat ekonomi, hingga berperan aktif dalam pembangunan.

Presiden juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menunjukkan empati dan solidaritas kepada masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang sedang menghadapi bencana alam. Ketiga wilayah tersebut memiliki peran historis yang sangat besar dalam perjalanan Republik Indonesia, baik pada masa perjuangan kemerdekaan maupun dalam menjaga eksistensi negara.

Aceh dikenal sebagai daerah yang memberikan dukungan strategis bagi Republik pada masa awal kemerdekaan. Sumatera Utara menjadi simbol perlawanan rakyat terhadap kolonialisme, sementara Sumatera Barat mencatat sejarah penting melalui lahirnya PDRI sebagai penyelamat Republik di masa krisis.

Menutup amanatnya, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan Hari Bela Negara sebagai pengingat untuk mewujudkan cinta tanah air melalui tindakan konkret, seperti membantu korban bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi, serta berkontribusi sesuai peran dan profesi masing-masing.

Upacara Hari Bela Negara ke-77 di Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen bersama dalam menanamkan nilai-nilai bela negara demi Indonesia yang tangguh, bersatu, dan berdaya saing.

banner 336x280
Baca juga:  Hari Kesadaran Nasional, Wagub Sultra Ajak ASN Tingkatkan Integritas

Komentar