Sekda Sultra Buka Workshop Penyusunan Roadmap Pengendalian Inflasi 2025–2027

KENDARI, NUSANTARAVOICE.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) resmi memulai penyusunan Roadmap Pengendalian Inflasi 2025–2027 dalam rangka memperkuat stabilitas harga dan menjaga daya beli masyarakat. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Sultra sekaligus Ketua Harian TPID, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., pada Selasa (9/12/2025) di Kendari.

Kegiatan bertajuk Capacity Building dan Workshop Penyusunan Roadmap tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sultra, jajaran TPID provinsi dan kabupaten/kota, serta dua narasumber dari pemerintah pusat yang hadir secara daring, yakni dari Kemenko Perekonomian dan Kemendagri.

Dalam sambutannya, Asrun Lio menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang dinilai konsisten menjadi mitra strategis Pemprov Sultra dalam menjaga stabilitas harga.

“Kemitraan ini adalah fondasi penting bagi upaya kita bersama menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” kata Asrun Lio.

Ia kemudian memaparkan kondisi inflasi terbaru berdasarkan rilis BPS November 2025. Inflasi gabungan IHK empat kabupaten/kota di Sultra masih sesuai target nasional. Sementara itu, secara bulanan (mtm) Sultra mencatat deflasi tipis sebesar -0,02 persen yang dipengaruhi turunnya harga beras, tomat, cabai rawit, telur ayam, dan ikan bandeng, terutama akibat meningkatnya penyaluran beras SPHP.

Baca juga:  Pemerintah Provinsi Sultra Resmi Buka Diklat Paskibraka Tahun 2025

Meski demikian, Sekda mengingatkan bahwa potensi tekanan inflasi ke depan masih harus diwaspadai, seperti gejolak harga pangan, gangguan rantai pasok, perubahan iklim, kenaikan harga komoditas global, serta dampak penyesuaian PPN dan tarif cukai.

Komentar