Prabowo Pastikan Perbaikan Cepat Jembatan-Jembatan yang Ambruk di Aceh

Nasional45 Dilihat

ACEH, NUSANTARAVOICE.COM– Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk segera memperbaiki seluruh jembatan yang rusak akibat banjir bandang dan longsor di Aceh Tenggara. Janji itu disampaikan langsung kepada para pengungsi saat meninjau lokasi terdampak bencana di Kota Kutacane, Senin.

Jembatan Pantai Dona di Desa Salim Pinim menjadi titik pertama yang dikunjungi Presiden setelah tiba di Aceh. Infrastruktur tersebut ambruk diterjang derasnya arus Sungai Alas dan kini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah pusat.

“Kita segera akan membuka, jembatan-jembatan yang rusak akan segera kita perbaiki,” ujar Presiden Prabowo saat berbicara di hadapan warga Desa Bambel Baru.

Di lokasi tersebut, Prabowo juga langsung memberikan instruksi kepada Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, yang mendampinginya dalam kunjungan lapangan. Turut hadir Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Mensesneg Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Bupati Aceh Tenggara Muhammad Salim Fakhry.

Banjir bandang yang melanda pada Kamis (27/11) menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur di Aceh Tenggara. Selain Jembatan Pantai Dona, tiga jembatan rangka baja lainnya menuju Lawe Alas, Tanoh Alas, Babul Rahmah, serta akses ke Kecamatan Darul Hasanah juga dilaporkan ambruk.

Di bawah jembatan yang runtuh, arus Sungai Alas tampak mengalir deras dengan air berwarna kecokelatan. Garis polisi dipasang untuk mencegah warga memasuki area berbahaya.

Kerusakan Meluas ke Beberapa Kabupaten

Laporan Dinas PUPR Aceh pada Jumat (28/11) menyebut lebih dari 20 jembatan di berbagai daerah rusak berat akibat banjir dan longsor.