JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM – Dunia riset Indonesia kembali menyoroti peran penting ilmuwan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Salah satunya adalah Joko Widodo, Ph.D., yang baru-baru ini ditunjuk sebagai Ketua Task Force Penanggulangan Bencana di Sumatra mulai tahun 2025.
Penunjukan ini strategis, mengingat kompetensi utama Joko Widodo berada di bidang Microwave Remote Sensing dan Synthetic Aperture Radar (SAR), teknologi yang sangat vital dalam pemetaan dan penanganan dampak bencana.
Joko Widodo adalah alumnus S3 dari Chiba University, Jepang, yang lulus pada tahun 2020 dengan spesialisasi Microwave Remote Sensing Synthetic Aperture Radar.
Keahlian beliau dalam radar interferometrik sangat membantu dalam analisis citra satelit untuk memantau situasi pasca-bencana, seperti yang pernah dilakukannya untuk memetakan dampak banjir di Aceh dan Sumatera Utara.

Komentar