ACEH, NUSANTARAVOICE.COM— NBanjir kembali merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Utara setelah hujan intens mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah daerah telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Banjir selama 54 hari, mulai 23 November 2025 hingga 15 Januari 2026, guna memastikan seluruh langkah penanganan dapat dilakukan secara terkoordinasi dan cepat.
Sejumlah kecamatan dilaporkan mengalami kenaikan debit air, akses jalan terganggu, dan ratusan warga harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah membuka posko siaga, menyiapkan dapur umum, serta mengerahkan tim gabungan untuk membantu evakuasi dan kebutuhan dasar masyarakat.
Ketua Pemuda Aceh Jakarta, Wanda Assyura, menyampaikan rasa prihatin mendalam atas kondisi yang dihadapi warga Aceh Utara. Wanda menuturkan bahwa dalam keadaan seperti ini, yang paling utama adalah memastikan setiap warga merasa aman, diperhatikan, dan tidak dibiarkan menghadapi bencana seorang diri.
“Hati kami bersama masyarakat Aceh Utara. Ini waktu bagi kita semua untuk saling menjaga, saling menguatkan, dan memastikan setiap warga mendapatkan bantuan yang layak dengan penuh empati,” ujar Wanda, Senin (24/11/2025).
Ia mengajak seluruh elemen pemerintah, relawan, organisasi kemasyarakatan, serta pemuda Aceh untuk bahu-membahu membantu warga yang terdampak. Menurutnya, kehadiran bersama dan solidaritas adalah kekuatan terbesar Aceh dalam menghadapi bencana sejak dulu.
Wanda juga menekankan pentingnya memastikan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, selimut, pakaian kering, serta pelayanan kesehatan dapat segera menjangkau para pengungsi. Ia percaya bahwa kerja bersama yang tulus akan mempercepat pemulihan dan mengurangi beban mental warga yang sedang menghadapi musibah.
