Ketua LPKP-Sultra Dukung dr. Ruhwati Kadir, Soroti Dugaan Buruknya Manajemen RSUD dr. LM Baharuddin

KENDARI, NUSANTARAVOICE.COM — Polemik pelayanan kesehatan di RSUD dr. LM Baharuddin kembali mencuat setelah beredarnya keluhan seorang dokter spesialis kandungan, dr. Ruhwati Kadir, yang viral di media sosial. Dalam unggahannya, dr. Ruhwati mengungkapkan kondisi kurangnya fasilitas pelayanan medis, seperti terbatasnya baju jubah dokter, kain penutup pasien yang kotor dan robek, hingga jarum, benang, dan sarung tangan yang dinilai tidak sesuai standar.

Keluhan ini mendapat perhatian luas masyarakat, hingga Wakil Bupati Muna turun langsung melakukan pengecekan ke rumah sakit bersama Direktur RSUD dr. LM Baharuddin. Namun, keduanya membantah adanya kekurangan fasilitas seperti yang disampaikan dr. Ruhwati. Menurut pihak rumah sakit, seluruh kebutuhan tersebut sebenarnya tersedia, tetapi dianggap tidak ada koordinasi antara dr. Ruhwati dan manajemen RS.

Meski demikian, Ketua Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik Sulawesi Tenggara (LPKP-Sultra), La Ode Tuangge, menyampaikan sikap berbeda. Ia menilai apa yang dilakukan dr. Ruhwati justru merupakan bentuk kepedulian dan profesionalisme dalam mengungkap kondisi pelayanan rumah sakit.

“Saya justru berpandangan positif terhadap ibu dr. Ruhwati Kadir. Tidak mungkin seorang dokter, apalagi ahli kandungan, memviralkan sesuatu jika itu tidak benar. Apa yang beliau lakukan pasti sesuai fakta di lapangan,” ujarnya melalui keterangan persnya, Jum’at, 21/11/2025.

Ia menambahkan bahwa RSUD dr. LM Baharuddin memang sudah beberapa kali menjadi sorotan publik akibat pelayanan yang dinilai tidak maksimal. Menurutnya, persoalan tersebut berkaitan erat dengan lemahnya manajemen rumah sakit.