“Pagi tadi mereka datang lagi, orang yang sama tapi sudah membawa teman-temannya sekitar 10 orang. Cara mereka masuk dan mendekat itu seperti gerombolan preman,” katanya.
Menurut Patri, sebelum penganiayaan terjadi, ia sempat ditanyai oleh salah satu pelaku. Namun belum sempat ia merespons lebih jauh, ia langsung dipukul.
“Pemukulannya tidak sampai setengah jam. Mereka naik ke atas, masuk, saya ditanya, saya jawab, tiba-tiba langsung dipukul. Setelah itu saya langsung masuk ke dalam ruangan menyelamatkan diri,” jelasnya.
Akibat penganiayaan tersebut, Patri mengalami luka pecah di bagian bibir. Ia kemudian memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke Polres Kendari.
“Saya mau ke Polres Kendari melapor,” pungkasnya.
Berdasarkan pantauan korban tampak mengalami luka pada bibir yang diduga kuat akibat aksi kekerasan tersebut.
Dugaan adanya tindakan bergaya premanisme di lingkungan hotel membuat kasus ini menarik perhatian publik. Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi masih berupaya menghubungi manajemen Hotel Milenium Kendari untuk meminta klarifikasi terkait dugaan keterlibatan karyawan dalam insiden ini.







Komentar