Sejumlah Kader Daerah Gerindra Tolak Rencana Budi Arie Bergabung

Politik72 Dilihat

JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM – Gelombang penolakan terhadap rencana Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, bergabung ke Partai Gerindra terus menguat. Sejumlah pengurus daerah partai besutan Presiden Prabowo Subianto itu menilai langkah Budi Arie sarat kepentingan pribadi dan tidak mencerminkan semangat perjuangan kader partai.

Ketua DPC Gerindra Gresik, Asluchul Alif, menegaskan penolakannya terhadap wacana tersebut. Ia menilai Gerindra merupakan wadah bagi kader yang berjuang untuk rakyat, bukan tempat bagi pencari jabatan.

“Saya tidak setuju Budi Arie bergabung ke Gerindra. Sebab Gerindra tempat kader pejuang rakyat, bukan tempat pencari jabatan,” kata Alif, Jumat (7/11).

Senada dengan itu, Ketua DPC Gerindra Kota Batu Heli Suyanto menyebut partainya bukan tempat mencari perlindungan politik. Ia menekankan pentingnya loyalitas dan komitmen terhadap perjuangan partai.

“Kalau cuma buat suaka, kami menolak. Di sini tempat loyalitas, bukan pencari suaka,” ujar Heli yang juga menjabat Wali Kota Batu.

Dari Tulungagung, Ketua DPC Ahmad Baharudin menilai Budi Arie ingin bergabung ke Gerindra semata untuk mencari perlindungan politik.

“Karena dia ingin berlindung di Gerindra sebagai partainya presiden,” katanya.

Penolakan juga datang dari Ketua DPC Gerindra Sidoarjo Mimik Idayana yang menilai idealisme partai tidak sejalan dengan rekam jejak Budi Arie.

Baca juga:  Hotman Paris Sindir Budi Arie Soal Unfollow Prabowo: “Marah Nih Yee!!”

“Partai Gerindra ini nasionalis dan religius, tidak cocok untuk Budi Arie yang telah melakukan perbuatan tercela dan merugikan rakyat Indonesia,” ujarnya.

Sementara Ketua DPC Gerindra Pati Hardi mengingatkan bahwa partai ini dibangun dengan perjuangan panjang, sehingga tidak seharusnya pihak luar tiba-tiba masuk tanpa kontribusi.

“Kita jelas menolak karena kita ini sudah mendirikan partai dengan jerih payah. Tiba-tiba ada orang langsung masuk, jelas tidak oke,” tegasnya.

Penolakan dari Sumatera Utara

Penolakan terhadap Budi Arie juga disuarakan oleh Gerindra se-Sumatera Utara. Ketua DPD Gerindra Sumut Ade Jona Prasetyo menegaskan, langkah tersebut dilakukan demi menjaga marwah partai dan citra Presiden Prabowo.

Komentar