Ia menambahkan, perjuangan di masa kini bukan lagi dengan mengangkat senjata, tetapi melalui pengabdian dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Nilai-nilai kepahlawanan, katanya, harus terus diwariskan kepada generasi muda agar tumbuh rasa tanggung jawab dan cinta tanah air.
“Momentum Hari Pahlawan bukan sekadar seremonial, tetapi pengingat agar kita semua menumbuhkan semangat persatuan, kepedulian, dan kerja sama menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.
Upacara tersebut juga menjadi ajakan moral bagi seluruh ASN dan masyarakat Kolaka Timur untuk memperkuat sinergi dalam membangun daerah. Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur menegaskan bahwa perjuangan kini telah bergeser—dari medan perang menuju medan pembangunan, dari perlawanan terhadap penjajahan menuju perjuangan melawan kemiskinan dan kebodohan.
Dengan semangat pahlawan yang terus menyala, Kolaka Timur diharapkan mampu melangkah menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
