Aliansi Masyarakat Barakati Gelar Aksi di Kantor Bupati, Desak Usut Dugaan Korupsi di Pemkab Buton Selatan

BUSEL, NUSANTARAVOICE.COM — Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Barakati Buton Selatan (AMBBS) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Buton Selatan, Senin (10/11).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap dugaan penyalahgunaan anggaran dan buruknya kinerja Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dalam pengelolaan keuangan serta pembangunan daerah.

Dalam aksi yang berlangsung sejak pagi, massa membawa berbagai spanduk dan poster tuntutan, di antaranya “Usut Tuntas Dugaan Korupsi Bupati Buton Selatan” dan “Berantas Pemborosan Anggaran Rakyat.”

Aksi dipimpin oleh Laode Muyardi selaku Koordinator Lapangan (Korlap), yang menyampaikan bahwa masyarakat sudah muak dengan praktik dugaan penyimpangan anggaran yang tidak berpihak kepada kesejahteraan rakyat.

“Kami turun ke jalan karena ingin menyuarakan kegelisahan rakyat. Anggaran daerah seharusnya digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, bukan dihabiskan untuk kegiatan seremonial dan perjalanan dinas pejabat,” tegas Laode Muyardi dalam orasinya.

Dalam pernyataannya, AMBBS menyoroti angka kemiskinan Buton Selatan yang mencapai 14,76%, lebih tinggi dari rata-rata Provinsi Sulawesi Tenggara (11,43%) dan nasional (9,36%). Mereka menilai kondisi ini mencerminkan lemahnya kinerja pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga:  Benih Padi “Sanggoleo Sultra” Mulai Didistribusikan, Pemprov Targetkan Kemandirian Perbenihan

Selain itu, AMBBS juga mengungkap adanya dugaan penyalahgunaan anggaran senilai lebih dari Rp30 miliar, yang disebut digunakan untuk belanja tidak produktif seperti perjalanan dinas, makan minum, penelitian, dan kegiatan seremonial lainnya.

Komentar