Air Bersih Kembali Mengalir di Lapandewa, Namun Muncul Dugaan Pengadaan Mesin Misterius

banner 468x60

Kegiatan launching ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan warga Lapandewa yang antusias menyambut mengalirnya air bersih untuk pertama kalinya setelah hampir setahun penantian.

Namun di balik suasana syukur dan perayaan itu, muncul dugaan kejanggalan dalam proses pengadaan mesin pompa PDAM. Berdasarkan informasi yang beredar di internal pemerintah daerah, inisial “S” yang disebut-sebut sebagai anak dari Bupati Busel, diduga terlibat dalam pembelian mesin PDAM baru tersebut.

banner 970x250

Yang menjadi sorotan publik, program pengadaan mesin tersebut belum tercantum dalam anggaran resmi daerah (APBD) dan belum melalui proses ketuk palu persetujuan DPRD.

Jika demikian, hal ini menimbulkan pertanyaan serius terkait mekanisme pembiayaan, proses pengadaan, serta potensi penyalahgunaan kewenangan dalam proyek tersebut.

Beberapa pihak menilai perlu ada klarifikasi resmi dari Pemkab Buton Selatan dan PDAM mengenai sumber dana dan prosedur pembelian mesin tersebut, guna memastikan tidak terjadi pelanggaran tata kelola keuangan daerah.

Mahasiswa Anti Korupsi (MAR) menilai, keberhasilan menghadirkan air bersih tentu patut diapresiasi, namun transparansi tetap harus dijaga agar pembangunan tidak mencederai prinsip tata kelola yang bersih.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat membuka secara terang dokumen pengadaan, sumber dana, dan kronologi pembelian mesin PDAM tersebut. Dengan begitu, keberhasilan pelayanan publik tidak dinodai oleh praktik-praktik yang melanggar aturan.

banner 336x280
Baca juga:  MAR Desak KPK Segera Panggil dan Periksa Bupati Busel Adios

Komentar