Menkraf Buka Pameran Ekonomi Kreatif dan Pariwisata di Rakornas PHD Sultra

Sementara itu, Menkraf Teuku Riefky Harsya menegaskan pemerintah pusat siap mendukung komitmen daerah dalam mendorong industri kreatif. Menurutnya, ekonomi kreatif tidak sekadar UMKM, melainkan industri yang berpotensi membuka lapangan kerja, investasi, hingga ekspor produk unggulan Sulawesi Tenggara.

“Keberadaan ekonomi kreatif dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi kemiskinan, sekaligus menciptakan peluang kerja baru,” jelasnya.

Usai peresmian, Menkraf bersama rombongan mengunjungi berbagai stan UMKM yang menampilkan produk unggulan, mulai dari kain tenun khas, kerajinan tangan, hingga aneka makanan tradisional Sultra.

Pameran ini dipandang sebagai wujud nyata kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata di Sulawesi Tenggara, sekaligus membuka jalan bagi produk lokal untuk menembus pasar nasional maupun internasional.

Baca juga:  Tumpang Tindih Sertifikat, Lahan Pemprov di Nanga-nanga Menyusut: Bentuk Tim Khusus Atasi Sengketa Lahan

Komentar