Pemprov Sultra Fokus Kendalikan Inflasi, Ikuti Rakor Virtual Bersama Kemendagri

Jawa Barat37 Dilihat

Tomsi menekankan pentingnya peran daerah dalam mendukung penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang digalakkan Bulog. Data menunjukkan, sekitar 50 persen keberhasilan penyaluran SPHP dipengaruhi oleh dukungan pemerintah daerah.

“Tolong pastikan operasi pasar ini benar-benar menjangkau desa dan kelurahan, tidak berhenti di tingkat kecamatan saja,” ujarnya.

Selain itu, ia mendorong agar pemerintah daerah lebih proaktif membantu pedagang kecil yang mengalami kendala mengakses aplikasi Klik SPHP, baik karena keterbatasan jaringan internet maupun penggunaan perangkat digital.

Menurut laporan BPS, pada minggu ketiga Agustus 2025 tercatat 14 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), sementara 23 provinsi mengalami penurunan dan satu provinsi relatif stabil. Komoditas penyumbang inflasi masih didominasi oleh cabai merah, bawang merah, dan beras, khususnya di wilayah Jawa dan Sumatera.

Sebagai tindak lanjut, Tomsi meminta pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan Bulog, mengintensifkan operasi pasar, memastikan stok dan distribusi pangan tetap terjaga, serta mendorong gerakan tanam pangan cepat panen di setiap wilayah.

“Kita harus jemput bola. Jangan menunggu, pemerintah daerah harus aktif berkoordinasi dengan Bulog untuk memastikan masyarakat mendapat pasokan pangan dengan harga yang wajar,” pungkasnya.